Rumah Singgah Pelita Insani


SHELTER HOUSE of PELITA INSANI




Visi Dan Misi Rumah Singgah Pelita Insani :

  1. MISI PENCEGAHAN. Anak jalanan yang terlanjur ke jalanan diupayakan ditarik kembali kepada keluarganya dan anak-anak yang masih tinggal dengan keluarganya diupayakan jangan sampai ke jalanan. Untuk mengatasi penyebabnya, diselenggarakan program pemberdayaan keluarga untuk anak sendiri seperti modal dan beasiswa bagi anak yang masih sekolah.
  2. MISI PENYEMBUHAN. Ini ditujukan kepada anak jalanan yang memiliki perilaku menyimpang. Bersama pekerja sosial, anak belajar untuk terlibat dalam memahami masalah, merencanakan dan melaksanakan penanganannya. Anak dilatih bertanggungjawab dalam memecahkan masalahnya.
  3. MISI PENGEMBANGAN. Anak jalanan memiliki potensi, aspirasi, dan inisiatif juga daya tahan yang kuat, kemauan keras dan tidak putus asa. Dalam prinsip pengembangan ini, anak bersama pekerja sosial mengembangkan potensinya untuk mengatasi masalah dan berguna bagi masa depannya.

Vision And Mission Shelter Houses Pelita Insani :


  1. MISSION OF PREVENTION. Street children are already on the street pursued drawn back to his family and children who still live with their families should not be pursued to the streets. To address the cause, held a family empowerment program for children of their own such as capital and scholarships for children who are still in school.
  2. HEALING MISSION. This was done to the street children who have a deviant behavior. Together with social workers, children learn to engage in understanding the problem, plan and implement treatment. Children are trained responsible in solving the problem.
  3. MISSION DEVELOPMENT. Street children have the potential, aspirations and initiatives are also endurance, willpower and not despair. In principle this development, children with social workers to develop their potential to solve problems and be useful for her future.

Tujuan Dan Fungsi Rumah Singgah Pelita Insani :

Tujuan umum Rumah Singgah Pelita Insani adalah membantu anak jalanan mengatasi masalah-masalahnya dan menemukan alternatif untuk pemenuhan kebutuhan hidupnya.
Sedangkan tujuan khususnya adalah membentuk sikap dan perilaku anak yang sesuai dengan nilai dan norma yang berlaku di masyarakat, mengupayakan anak-anak kembali ke rumah jika memungkinkan atau ke panti dan lembaga-lembaga pengganti lainnya jika diperlukan dan memberikan berbagai alternatif pelayanan untuk pemenuhan kebutuhan anak dan menyiapkan masa depannya sehingga menjadi warga yang produktif.

Rumah Singgah Pelita Insani memiliki fungsi sebagai berikut :

  1. Tempat pertemuan pekerja sosial dengan anak jalanan untuk menciptakan persahabatan, mengkaji kebutuhan dan melakukan kegiatan program, dimana pekerja sosial melakukan pendekatan sebagai tahap awal dan selanjutnya dapat menganalisa apa  yang menjadi kebutuhan dari anak jalanan.
  2. Tempat untuk mengkaji masalah anak agar dapat diketahui seperti apa pelayanan yang harus diberikan.
  3. Rumah singgah merupakan tempat perlindungan bagi anak dari kekerasan dan penyalahgunaan seks, ekonomi, dan bentuk-bentuk kriminal lainnya yang terjadi di jalanan.
  4. Pusat informasi berbagai hal yang berkaitan dengan kepentingan anak jalanan seperti data dan informasi tentang anak jalanan, bursa kerja, pendidikan, kursus keterampilan dan lain-lain.
  5. Tempat untuk mengembalikan dan menanamkan fungsi sosial anak, dimana para pekerja sosial  diharapkan mampu mengatasi permasalahan anak jalanan dan membetulkan sikap dan  perilaku sehari-hari yang akhirnya akan mampu menumbuhkan keberfungsian social anak.

Objectives And Functions Shelter Houses Pelita Insani :

The general objective of Pelita Insani Shelter House is to help street children overcome their problems and find alternatives for the fulfillment of his life.
 
While the aim in particular is shaping attitudes and behaviors of children in accordance with the values and norms prevailing in society, striving for the children return home if possible or to a nursing institutions and other replacement if needed and provide a variety of alternative services to meet the needs children and prepare his future to become productive citizens.

Shelter Houses Pelita Insani have the following functions :

  1. Place of meeting social worker with street children to create friendships, assessing needs and conducting programs, where social workers to approach the early stages and can further analyze what the needs of street children.
  2. Place to assess the child's problems in order to know what kind of services should be provided.
  3. Halfway house is a refuge for children from violence and sexual abuse, economic, and other forms of crime that occurs on the streets.
  4. Center for information on various matters relating to the interests of street children such as data and information about street children, the job market, education, skills courses and others.
  5. Place to restore and instill social functioning of children, where social workers are expected to address the problems of street children and the correct attitudes and everyday behavior that will eventually be able to grow a child's social functioning.

Metode Pendekatan Rumah Singgah Pelita Insani :

  1. Open House System, yaitu rumah singgah yang sifatnya sementara. Di sini anak-anak dibina, dikenalkan dengan moral yang baik, menjadi anak yang sehat, beriman, disiplin, bersih.
  2. Rumah Singgah. Anak yang ingin sekolah dicarikan sekolah dan dirumah ini ia tinggal hanya singgah, lalu kembali ke orang tuanya. Fungsinya untuk kembali kemasyarakat.
  3. Boarding House System, yaitu rumah tunggu sementara, misalnya panti sosial remaja, selama 6 bulan dia diberi makan, diberi tempat tinggal, diberikan latihan sampai ia mendapat pekerjaan.


Shelter Houses of Pelita Insani Method Approach :

  1. Open House System, the shelters are temporary. Here the children fostered, introduced with good morals, a healthy child, faith, discipline, clean.
  2. Shelter house. Children who want the school looked for the school and at home he's lived just stopped, then returned to her parents. Its function is to return civic.
  3. Boarding House System, which is home waiting for a while, for example, adolescent social institutions, for 6 months he was fed, given shelter, given the exercise until he got the job.

Prinsip Rumah Singgah Pelita Insani :

  1. Semi Institusional, anak jalanan sebagai penerima pelayanan boleh bebas keluar masuk baik untuk tinggal sementara maupun hanya mengikuti kegiatan.
  2. Pusat Kegiatan, merupakan tempat kegiatan, pusat informasi dan akses seluruh kegiatan yang dilakukan di dalam maupun di luar rumah singgah, terbuka 24 jam, anak jalanan boleh datang kapan saja, siang hari maupun malam hari terutama bagi anak jalanan yang  baru mengenal rumah singgah.
  3. Hubungan Informal (kekeluargaan), anak jalanan dibimbing sebagai anggota keluarga besar, dimana para pekerja sosial berperan sebagai  teman, saudara/kakak atau orang tua. Hubungan ini membuat anak merasa diperlakukan seperti anak lainnya dalam sebuah keluarga dan merasa sejajar karena pekerja sosial menempatkan diri sebagai teman dan sahabat, bebas untuk apa saja bagi anak, mereka dibebaskan untuk melakukan apa saja, seperti tidur, bermain, bercanda, mandi dan sebagainya.
  4. Persinggahan dari jalanan kerumah singgah atau ke alternatif lain, misalnya kembali kerumah, mengikuti saudara, masuk panti, kembali bersekolah dan sebagainya.


Shelter Houses Pelita Insani Principle :

  1. Semi Institutional, street children as recipients of services may be free and out of the well to stay a while and just follow the activities.
  2. Activity Center, a place of activity, information center and access to all activities conducted within and outside the shelter, open 24 hours, street children can come in anytime, day or night, especially for street children who are new to a halfway house.
  3. Informal relationships (familial), street children are guided as a member of a large family, in which social workers act as friend, brother, sister or parent. This relationship makes a child feel treated like any other child in a family and feel equal because the social worker position ourselves as friends and companions, free for just about anything for kids, they were released to do anything, such as sleeping, playing, joking, bathing and so on.
  4. Haven from the streets into shelters or to other alternatives, such as returning home, following you, go home, back to school and so on.

Program dan Layanan Rumah Singgah Pelita Insani :
  1. Memberikan pendidikan bagi individu atau anak tentang keterampilan-keterampilan agar individu tersebut mempunyai keahlian guna memperoleh pekerjaan yang lebih layak.
  2. Memberikan pelayanan, fasilitas yang memadai bagi anak jalanan guna kelancaran akan pengetahuan tentang keterampilan.
  3. Memberikan bimbingan yang maksimal bagi anak jalanan dalam pendidikan dan keterampilan
  4. Penjangkauan dan pendampingan di jalanan. Meliputi kunjungan lapangan dan perkenalan, pemeliharaan hubungan dengan anak, pembentukan kelompok jalann, serta konseling dan mendampingi kegiatan anak jalanan.
  5. Identifikasi anak. Meliputi pengisian file profil anak, pengisian file monitoring perkembangan anak. Ini dilakukan untuk mengetahui secarajelas mengenai anak jalanan yang akan diberi bimbingan di suatu rumah singgah.
  6. Resosialisasi. Meliputi pengenalan kegiatan keagamaan, pengajaran dan diskusi tentang norma sosial, permainan, pertunjukan seni dan olah raga, membaca buku, majalah, membimbing sosial perilaku sehari-hari, bimbingan sosial kasus, pemeliharaan kesehatan, penyatuan kembali dengan keluarga,  kunjungan kerumah orang tua anak jalanan, pertemuan dengan warga sekitar rumah singgah.
  7. Pemberdayaan anak jalanan. Meliputi pendidikan, pelatihan, pelayanan keterampilan kerja, bantuan modal usaha dan membantu anak menemukan pekerjaan lain.
  8. Pemberdayaan untuk orang tua anak jalanan. Pengertian pemberdayaan orang tua anak binaan adalah kegiatan bantuan modal usaha kepada para orang tua anak jalanan yang bersekolah. Tujuannya membantu orang tua meneruskan usahanya dan meningkatkan pendapatan orang tua. Sasaran program ini adalah orang tua yang anaknya dibina dirumah singgah, mempunyai kegiatan usaha dan berpotensi untuk dikembangkan, orang tua yang mendapat pemberdayaan adalah orang tua perempuan. Adapun kegiatan yang dilakukan meliputi bimbingan dan penyuluhan, pemberian modal dan bimbingan usaha.
  9. Terminasi (pengakhiran pelayanan) dilakukan untuk mengakhiri proses penanganan anak jalanan. Kegiatan ini dilakukan agar anak jalann tidak selalu  menggantungkan diri mereka pada rumah singgah, sehingga mereka dapat tumbuh dan berkembang secara mandiri.


Programs and Services Pelita Insani Shelter Houses

  1. Provide education for individuals or children about the skills that the individual is qualified to obtain a more decent job.
  2. Providing services, adequate facilities for street children in order to smooth the knowledge of skills.
  3. Provide maximum guidance for street children in education and skills.
  4. Outreach and advocacy in the street. Includes field trips and introductions, the maintenance of relationships with children, group building the road, as well as counseling and assisting the activities of street children.
  5. Identification of children. Profile file includes the charging of children, filling the file monitoring child development. This was done to determine clearly the on street children who will be given guidance in a halfway house.
  6. Resocialization. Include the introduction of religious activity, teaching and discussion of social norms, game, performing arts and sports, reading books, magazines, guide everyday social behavior, social assistance cases, health care, reunification with families, home visits the parents of street children , meeting with residents around the shelter.
  7. Empowerment of street children. Include education, training, job skills services, venture capital assistance and help children find other jobs.
  8. Empowerment for the parents of street children. Understanding the empowerment of the child's parents built the venture capital assistance activities to the parents of street children who attend school. The goal is to help parents continue their business and increase income parents. This program targets parents whose children were fostered at home stop by, have a business activity and potential to be developed, parents who have a parent empowerment of women. The activities undertaken include guidance and counseling, provision of capital and business guidance.
  9. Termination (termination of service) is done to end the process of handling street children. This activity is done so that street children do not always rely on the shelters, so they can grow and develop independently.

posted under |

0 komentar:

Posting Komentar

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda

Followers


Recent Comments