Program Kerja

Program Kerja PELITA INSANI
Working Program Pelita Insani


Program Jangka Pendek (Short Term Program) :
 
Internal (Intern) :

  1. Pemberian motivasi untuk pekerja baru maupun lama yang bergabung dalam Pelita Insani agar dalam melayani masyarakat penuh dengan komitmen dan motivasi yang murni.
  2. Pengembangan SDM para pekerja sosial baru maupun lama, juga para relawan dalam berbagai ilmu sosial dan pengetahuan umum mengenai kasus, pekerjaan sosial dan kemanusiaan. Sehingga kelak dapat menjadi pelatih dan pembimbing yang baik bagi masyarakat yang dibina.

  1. Providing motivation for new and existing workers who joined in Pelita Insani that in serving the community full of commitment and motivation is pure.
  2. Human Resources Development of new and old social worker, also volunteers in various social science and general knowledge about the case, social and humanitarian work. So that later can become good coaches and mentors for the community that nurtured.

Implementasi (Implementation) :

  1. Program ini akan dilakukan dengan mengadakan kerjasama baik dalam bentuk diskusi maupun pelatihan dengan berbagai lembaga sosial lainnya yang telah terlebih dahulu ada dengan tetap memperhatikan kesamaan misi, visi, reputasi dan pengalaman mereka selama ini.
  2. Kerjasama juga akan dilakukan dengan kalangan pendidikan terutama perguruan tinggi untuk mendapatkan ilmu pendidikan dan psikologi sehingga dalam melaksanakan tugas-tugas dan kegiatan sosialnya para pekerja akan lebih fokus dan terarah.

  1. The program will be done by holding a good cooperation in the form of discussions and training with a variety of other social institutions which have been first there by taking into account the similarity mission, vision, reputation and their experience so far.
  2. Cooperation will also be done with education, especially among college to get a science education and psychology so that in carrying out tasks and activities of social workers will be more focused and directed.


External (Extern) :

  1. Membangun jaringan dengan lembaga donor, perusahaan lokal maupun internasional, instansi pemerintah, yayasan lain, lembaga swadaya masyarakat, dan organisasi sosial diseluruh dunia.
  2. Membangun jaringan dengan masyarakat yang peduli kepada sesama untuk bekerja sama.
  3. Mensosialisasikan Pelita Insani dan kegiatannya keseluruh dunia melalui internet.
  4. Mengadakan survey maupun mempelajari data pemerintah maupun media, untuk mendapatkan data dan situasi secara akurat mengenai peta keterbelakangan maupun kemiskinan di Indonesia, penyalahgunaan obat-obat terlarang (narkotika) dan permasalahan AIDS.

  1. Build networks with donors, local and international companies, government agencies, other foundations, nongovernmental organizations, and social organizations throughout the world.
  2. Build networks with people who care for others to cooperate.
  3. Pelita Insani socialize and activities throughout the world via the internet.
  4. Conducting surveys and studying the data the government and the media, to get the data and situations accurately on a map of underdevelopment and poverty in Indonesia, abuse of drugs (narcotics) and AIDS issues.


Implementasi (Implementation) :

  1. Pelita Insani akan melakukan berhubungan dengan pemerintah khususnya lembaga yang terkait langsung dengan permasalahan dan penanganan anak jalanan, misalnya dengan Departemen Sosial, Kementrian Kesejahteraan Rakyat. Hubungan kerjasama ini nantinya akan dilakukan mulai dari tingkat pusat hingga ke tingkat daerah yang paling kecil ruang lingkupnya.
  2. Kerjasama dengan pihak swasta baik nasional maupun internasional yang berada di Indonesia juga akan dilakukan. Bentuk kerjasama ini nantinya akan dikemas dalam Community Development yang telah dimiliki oleh hampir semua perusahaan tersebut.
  3. Melakukan prensentasi sosial kepada mereka yang mempunyai rasa kepedulian dan kesetiakawanan sosial yang tinggi kepada sesama. Mereka akan mendapatkan gambaran yang jelas ada nyata tentang apa yang sebenarnya ada dan terjadi di sekelilingi mereka tanpa disadari dan juga hal-hal apa saja yang mungkin dan bisa mereka lakukan untuk membantu.
  4. Membuat Blog dan Website sebagai pusat informasi, sarana komunikasi dan korespondensi serta publikasi Pelita Insani baik ke dalam maupun luar negeri tentang perkembangan dan program yang akan dan telah dilaksanakan sesuai dengan misi, visi dan program yang telah dicanangkan.
  5. Melakukan kegiatan langsung di lapangan untuk membuktikan kebenaran antara data-data yang ada dan melihat realita yang sebenarnya, sehingga program-progam yang akan dilakukan akan lebih tepat sasaran.

  1. Pelita Insani will make contact with government agencies in particular is directly related to the issue and handling of street children, for example by the Ministry of Social Affairs, Ministry of Welfare. This cooperative relationship will be done starting from the central level down to the smallest local level scope.
  2. Cooperation with the private sector both nationally and internationally in Indonesia will also be conducted. This form of cooperation will be packaged in Community Development which has been owned by almost all companies.
  3. Doing social prensentasi to those who have a sense of caring and high social solidarity with others. They will get no real clear picture of what actually exists and occurs in sekelilingi they unwittingly and also what things are possible and they can do to help.
  4. Creating a Blog and a Website as an information center, a means of communication and correspondence and publications Pelita Insani into both home and abroad about developments and programs that will and has been implemented in accordance with the mission, vision and programs that have been implemented.
  5. Perform hands-on activities in the field to prove the truth of the existing data and see the actual reality, so the program-program that would do would be better targeted.


Program Jangka Menengah (Medium Term Program) :

  1. Mendirikan rumah singgah bagi anak anak jalanan.
  2. Pelatihan untuk anak-anak jalanan dan masyarakat miskin lainnya dalam berbagai bidang kegiatan berwiraswasta dan bekerja.
  3. Mendirikan Balai Latihan Kerja (BLK) dikantor pusat maupun dikomunitas masyarakat binaan.
  4. Pemberdayaan masyarakat miskin, baik melalui bantuan modal kerja maupun penyaluran kerja agar masyarakat binaan dapat memulai hidup mandiri.

  1. Establish shelters for street children.
  2. Training for street children and other poor communities in various fields of entrepreneurial activities and work.
  3. Establishes Training Center as a training center built communities.
  4. Empowerment of the poor, either through working capital and the distribution of aid work so that people can start to live independently built.


Implementasi (Implementation) :

  1. Pelita Insani akan segera membentuk Rumah Singgah. Di rumah singgah ini nantinya akan menjadi pusat kegiatan dan operasional Pelita Insani dalam setiap kegiatan dan program-progamnya.
  2. Pelita Insani akan segera menjalankan unit-unit usaha sebagai salah satu cara mendapatkan sumber dana bagi jalannya seluruh kegiatan dan program Pelita Insani. Unit-unit usaha yang siap untuk dijalankan ini nantinya akan melibatkan Anak-Anak Jalanan secara aktif dan layaknya seperti jenis usaha yang dikelola secara profesional lainnya.

  1. Pelita Insani will soon form the Shelter House. In these shelters will become the operational hub of activity and Pelita Insani in any activities and programs.
  2. Pelita Insani will start up the business units as one way of getting funding for the entire course of events and programs Pelita Insani. Business units that are ready to run later this would involve Street Children actively and as such type of business that is managed by other professionals.


Program Jangka Panjang (Long Term Program) :

  1. Pemberian santunan, sesuai dengan kebutuhan bagi masyarakat sangat miskin sesuai hasil survey.
  2. Pembentukan komunitas masyarakat binaan untuk diberikan bantuan melalui program yayasan.
  3. Pemberian bantuan biaya pendidikan bagi anak jalanan, yatim piatu dan anak kurang mampu.
  4. Pemberian Informasi betapa pentingnya pendidikan untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat.
  5. Pemberian informasi kepada masyarakat mengenai hak dan kewajibannya sebagai warga Negara.
  6. Membantu mempermudah masyarakat binaan untuk mendapatkan fsilitas pelayanan masyarakat dari pemerintah misalnya pelayanan kesehatan, sosial, kependudukan dan pendidikan.
  7. Menjadikan kader kader dari masyarakat yang telah dibina untuk menjadi pelatih dan pembina.
  8. Mendirikan panti Asuhan untuk anak anak yatim piatu dan anak-anak yang terbuang.
  9. Mendirikan panti rehabilitasi bagi masyarakat terkena gangguan jiwa dan pengguna narkotika.
  10. Mendirikan panti jompo bagi masyarakat Lansia yang miskin.
  11. Mendirikan poliklinik dengan biaya murah bagi masyarakat miskin.
  12. Membantu pengelolaan Sekolah gratis untuk program wajib belajar 12 tahun ( SD, SMP dan SMU).

  1. Provision of compensation, according to the needs of the community is very poor according to the survey results.
  2. Establishment of communities built to be given assistance through the foundation program.
  3. Providing tuition assistance for street children, orphans and underprivileged children.
  4. Providing information is the importance of education to improve people's lives.
  5. Inform the public about the rights and obligations as citizens.
  6. Help facilitate the community built to get community service facilities from the government as health service, social, population and education.
  7. Makes the cadres of the society that has nurtured to become a coach and mentor.
  8. Establishes nursing care for children orphaned and children who wasted.
  9. Establish rehabilitation center for people affected by mental illness and drug users.
  10. Establishing a nursing home for the elderly poor.
  11. Founded the clinic with a low cost for the poor.
  12. School management to help free 12-year compulsory education (elementary, junior high and high school).


Implementasi (Implementation) :

  1. Dalam jangka beberapa tahun ke depan sejak berdirinya Pelita Insani ini, maka ditargetkan Pelita Insani akan mampu mandiri dan berdiri sendiri tanpa harus ketergantungan kepada para Donatur dan Lembaga Donor lainnya. Hasil pengembangan dari unit-unit usahanya akan mampu untuk membiayai jalannya Pelita Insani sehingga seluruh program dan kegiatan seperti yang diharapkan sejak awal berdirinya akan dapat tercapai.
  2. Meskipun nantinya akan mandiri, namun kerjasama-kerjasama yang telah terbangun akan tetap terus dibina untuk tetap melaksanakan program-program kemanusiaan dan social lainnya.

  1. Within the next few years since the founding of Pelita Insani this, then target Pelita Insani be able to independently and stand alone without reliance on the Donor and other donor institutions. The results of the development of business units will be able to finance the course of Pelita Insani so that all programs and activities as expected since its inception will be achieved.
  2. Although it will be independent, but cooperation has been built will continue to be developed to continue to implement programs and other social humanitarian.

posted under | 0 Comments

Rumah Singgah Pelita Insani


SHELTER HOUSE of PELITA INSANI




Visi Dan Misi Rumah Singgah Pelita Insani :

  1. MISI PENCEGAHAN. Anak jalanan yang terlanjur ke jalanan diupayakan ditarik kembali kepada keluarganya dan anak-anak yang masih tinggal dengan keluarganya diupayakan jangan sampai ke jalanan. Untuk mengatasi penyebabnya, diselenggarakan program pemberdayaan keluarga untuk anak sendiri seperti modal dan beasiswa bagi anak yang masih sekolah.
  2. MISI PENYEMBUHAN. Ini ditujukan kepada anak jalanan yang memiliki perilaku menyimpang. Bersama pekerja sosial, anak belajar untuk terlibat dalam memahami masalah, merencanakan dan melaksanakan penanganannya. Anak dilatih bertanggungjawab dalam memecahkan masalahnya.
  3. MISI PENGEMBANGAN. Anak jalanan memiliki potensi, aspirasi, dan inisiatif juga daya tahan yang kuat, kemauan keras dan tidak putus asa. Dalam prinsip pengembangan ini, anak bersama pekerja sosial mengembangkan potensinya untuk mengatasi masalah dan berguna bagi masa depannya.

Vision And Mission Shelter Houses Pelita Insani :


  1. MISSION OF PREVENTION. Street children are already on the street pursued drawn back to his family and children who still live with their families should not be pursued to the streets. To address the cause, held a family empowerment program for children of their own such as capital and scholarships for children who are still in school.
  2. HEALING MISSION. This was done to the street children who have a deviant behavior. Together with social workers, children learn to engage in understanding the problem, plan and implement treatment. Children are trained responsible in solving the problem.
  3. MISSION DEVELOPMENT. Street children have the potential, aspirations and initiatives are also endurance, willpower and not despair. In principle this development, children with social workers to develop their potential to solve problems and be useful for her future.

Tujuan Dan Fungsi Rumah Singgah Pelita Insani :

Tujuan umum Rumah Singgah Pelita Insani adalah membantu anak jalanan mengatasi masalah-masalahnya dan menemukan alternatif untuk pemenuhan kebutuhan hidupnya.
Sedangkan tujuan khususnya adalah membentuk sikap dan perilaku anak yang sesuai dengan nilai dan norma yang berlaku di masyarakat, mengupayakan anak-anak kembali ke rumah jika memungkinkan atau ke panti dan lembaga-lembaga pengganti lainnya jika diperlukan dan memberikan berbagai alternatif pelayanan untuk pemenuhan kebutuhan anak dan menyiapkan masa depannya sehingga menjadi warga yang produktif.

Rumah Singgah Pelita Insani memiliki fungsi sebagai berikut :

  1. Tempat pertemuan pekerja sosial dengan anak jalanan untuk menciptakan persahabatan, mengkaji kebutuhan dan melakukan kegiatan program, dimana pekerja sosial melakukan pendekatan sebagai tahap awal dan selanjutnya dapat menganalisa apa  yang menjadi kebutuhan dari anak jalanan.
  2. Tempat untuk mengkaji masalah anak agar dapat diketahui seperti apa pelayanan yang harus diberikan.
  3. Rumah singgah merupakan tempat perlindungan bagi anak dari kekerasan dan penyalahgunaan seks, ekonomi, dan bentuk-bentuk kriminal lainnya yang terjadi di jalanan.
  4. Pusat informasi berbagai hal yang berkaitan dengan kepentingan anak jalanan seperti data dan informasi tentang anak jalanan, bursa kerja, pendidikan, kursus keterampilan dan lain-lain.
  5. Tempat untuk mengembalikan dan menanamkan fungsi sosial anak, dimana para pekerja sosial  diharapkan mampu mengatasi permasalahan anak jalanan dan membetulkan sikap dan  perilaku sehari-hari yang akhirnya akan mampu menumbuhkan keberfungsian social anak.

Objectives And Functions Shelter Houses Pelita Insani :

The general objective of Pelita Insani Shelter House is to help street children overcome their problems and find alternatives for the fulfillment of his life.
 
While the aim in particular is shaping attitudes and behaviors of children in accordance with the values and norms prevailing in society, striving for the children return home if possible or to a nursing institutions and other replacement if needed and provide a variety of alternative services to meet the needs children and prepare his future to become productive citizens.

Shelter Houses Pelita Insani have the following functions :

  1. Place of meeting social worker with street children to create friendships, assessing needs and conducting programs, where social workers to approach the early stages and can further analyze what the needs of street children.
  2. Place to assess the child's problems in order to know what kind of services should be provided.
  3. Halfway house is a refuge for children from violence and sexual abuse, economic, and other forms of crime that occurs on the streets.
  4. Center for information on various matters relating to the interests of street children such as data and information about street children, the job market, education, skills courses and others.
  5. Place to restore and instill social functioning of children, where social workers are expected to address the problems of street children and the correct attitudes and everyday behavior that will eventually be able to grow a child's social functioning.

Metode Pendekatan Rumah Singgah Pelita Insani :

  1. Open House System, yaitu rumah singgah yang sifatnya sementara. Di sini anak-anak dibina, dikenalkan dengan moral yang baik, menjadi anak yang sehat, beriman, disiplin, bersih.
  2. Rumah Singgah. Anak yang ingin sekolah dicarikan sekolah dan dirumah ini ia tinggal hanya singgah, lalu kembali ke orang tuanya. Fungsinya untuk kembali kemasyarakat.
  3. Boarding House System, yaitu rumah tunggu sementara, misalnya panti sosial remaja, selama 6 bulan dia diberi makan, diberi tempat tinggal, diberikan latihan sampai ia mendapat pekerjaan.


Shelter Houses of Pelita Insani Method Approach :

  1. Open House System, the shelters are temporary. Here the children fostered, introduced with good morals, a healthy child, faith, discipline, clean.
  2. Shelter house. Children who want the school looked for the school and at home he's lived just stopped, then returned to her parents. Its function is to return civic.
  3. Boarding House System, which is home waiting for a while, for example, adolescent social institutions, for 6 months he was fed, given shelter, given the exercise until he got the job.

Prinsip Rumah Singgah Pelita Insani :

  1. Semi Institusional, anak jalanan sebagai penerima pelayanan boleh bebas keluar masuk baik untuk tinggal sementara maupun hanya mengikuti kegiatan.
  2. Pusat Kegiatan, merupakan tempat kegiatan, pusat informasi dan akses seluruh kegiatan yang dilakukan di dalam maupun di luar rumah singgah, terbuka 24 jam, anak jalanan boleh datang kapan saja, siang hari maupun malam hari terutama bagi anak jalanan yang  baru mengenal rumah singgah.
  3. Hubungan Informal (kekeluargaan), anak jalanan dibimbing sebagai anggota keluarga besar, dimana para pekerja sosial berperan sebagai  teman, saudara/kakak atau orang tua. Hubungan ini membuat anak merasa diperlakukan seperti anak lainnya dalam sebuah keluarga dan merasa sejajar karena pekerja sosial menempatkan diri sebagai teman dan sahabat, bebas untuk apa saja bagi anak, mereka dibebaskan untuk melakukan apa saja, seperti tidur, bermain, bercanda, mandi dan sebagainya.
  4. Persinggahan dari jalanan kerumah singgah atau ke alternatif lain, misalnya kembali kerumah, mengikuti saudara, masuk panti, kembali bersekolah dan sebagainya.


Shelter Houses Pelita Insani Principle :

  1. Semi Institutional, street children as recipients of services may be free and out of the well to stay a while and just follow the activities.
  2. Activity Center, a place of activity, information center and access to all activities conducted within and outside the shelter, open 24 hours, street children can come in anytime, day or night, especially for street children who are new to a halfway house.
  3. Informal relationships (familial), street children are guided as a member of a large family, in which social workers act as friend, brother, sister or parent. This relationship makes a child feel treated like any other child in a family and feel equal because the social worker position ourselves as friends and companions, free for just about anything for kids, they were released to do anything, such as sleeping, playing, joking, bathing and so on.
  4. Haven from the streets into shelters or to other alternatives, such as returning home, following you, go home, back to school and so on.

Program dan Layanan Rumah Singgah Pelita Insani :
  1. Memberikan pendidikan bagi individu atau anak tentang keterampilan-keterampilan agar individu tersebut mempunyai keahlian guna memperoleh pekerjaan yang lebih layak.
  2. Memberikan pelayanan, fasilitas yang memadai bagi anak jalanan guna kelancaran akan pengetahuan tentang keterampilan.
  3. Memberikan bimbingan yang maksimal bagi anak jalanan dalam pendidikan dan keterampilan
  4. Penjangkauan dan pendampingan di jalanan. Meliputi kunjungan lapangan dan perkenalan, pemeliharaan hubungan dengan anak, pembentukan kelompok jalann, serta konseling dan mendampingi kegiatan anak jalanan.
  5. Identifikasi anak. Meliputi pengisian file profil anak, pengisian file monitoring perkembangan anak. Ini dilakukan untuk mengetahui secarajelas mengenai anak jalanan yang akan diberi bimbingan di suatu rumah singgah.
  6. Resosialisasi. Meliputi pengenalan kegiatan keagamaan, pengajaran dan diskusi tentang norma sosial, permainan, pertunjukan seni dan olah raga, membaca buku, majalah, membimbing sosial perilaku sehari-hari, bimbingan sosial kasus, pemeliharaan kesehatan, penyatuan kembali dengan keluarga,  kunjungan kerumah orang tua anak jalanan, pertemuan dengan warga sekitar rumah singgah.
  7. Pemberdayaan anak jalanan. Meliputi pendidikan, pelatihan, pelayanan keterampilan kerja, bantuan modal usaha dan membantu anak menemukan pekerjaan lain.
  8. Pemberdayaan untuk orang tua anak jalanan. Pengertian pemberdayaan orang tua anak binaan adalah kegiatan bantuan modal usaha kepada para orang tua anak jalanan yang bersekolah. Tujuannya membantu orang tua meneruskan usahanya dan meningkatkan pendapatan orang tua. Sasaran program ini adalah orang tua yang anaknya dibina dirumah singgah, mempunyai kegiatan usaha dan berpotensi untuk dikembangkan, orang tua yang mendapat pemberdayaan adalah orang tua perempuan. Adapun kegiatan yang dilakukan meliputi bimbingan dan penyuluhan, pemberian modal dan bimbingan usaha.
  9. Terminasi (pengakhiran pelayanan) dilakukan untuk mengakhiri proses penanganan anak jalanan. Kegiatan ini dilakukan agar anak jalann tidak selalu  menggantungkan diri mereka pada rumah singgah, sehingga mereka dapat tumbuh dan berkembang secara mandiri.


Programs and Services Pelita Insani Shelter Houses

  1. Provide education for individuals or children about the skills that the individual is qualified to obtain a more decent job.
  2. Providing services, adequate facilities for street children in order to smooth the knowledge of skills.
  3. Provide maximum guidance for street children in education and skills.
  4. Outreach and advocacy in the street. Includes field trips and introductions, the maintenance of relationships with children, group building the road, as well as counseling and assisting the activities of street children.
  5. Identification of children. Profile file includes the charging of children, filling the file monitoring child development. This was done to determine clearly the on street children who will be given guidance in a halfway house.
  6. Resocialization. Include the introduction of religious activity, teaching and discussion of social norms, game, performing arts and sports, reading books, magazines, guide everyday social behavior, social assistance cases, health care, reunification with families, home visits the parents of street children , meeting with residents around the shelter.
  7. Empowerment of street children. Include education, training, job skills services, venture capital assistance and help children find other jobs.
  8. Empowerment for the parents of street children. Understanding the empowerment of the child's parents built the venture capital assistance activities to the parents of street children who attend school. The goal is to help parents continue their business and increase income parents. This program targets parents whose children were fostered at home stop by, have a business activity and potential to be developed, parents who have a parent empowerment of women. The activities undertaken include guidance and counseling, provision of capital and business guidance.
  9. Termination (termination of service) is done to end the process of handling street children. This activity is done so that street children do not always rely on the shelters, so they can grow and develop independently.

posted under | 0 Comments

Program Kerja

Program Kerja Pelita Insani
Working Program

Program Jangka Pendek
Short-term Work Program

Intern :
 
  1. Pemberian Motivasi untuk pekerja baru maupun lama yang bergabung dalam Pelita Insani agar dalam melayani masyarakat, penuh dengan komitmen dan motivasi yang murni.
  2. Pengembangan SDM para pekerja sosial baru maupun lama, juga para relawan dalam berbagai ilmu sosial dan pengetahuan umum mengenai kasus, pekerjaan social dan kemanusiaan. Sehingga kelak dapat menjadi pelatih dan pembimbing yang baik bagi masyarakat yang dibina.

  1. Giving Motivation for new and existing workers who joined in Pelita Insani that in serving the community, full of commitment and motivation is pure.
  2. Human Resource Development of the new and old social worker, also volunteers in various social science and general knowledge about the case, social and humanitarian work. So that later can become good coaches and mentors for the community that nurtured.

Extern :

  1. Membangun jaringan dengan lembaga donor, perusahaan lokal maupun internasional, instansi pemerintah, yayasan lain, lembaga swadaya masyarakat, dan organisasi sosial diseluruh dunia.
  2. Membangun jaringan dengan masyarakat yang peduli kepada sesama, untuk bekerja sama.
  3. Mensosialisasikan Pelita Insani dan kegiatannya keseluruh dunia melalui internet.
  4. Mengadakan survey maupun mempelajari data pemerintah maupun media, untuk mendapatkan data dan situasi secara akurat mengenai peta keterbelakangan maupun kemiskinan di Indonesia, penyalahgunaan obat-obat terlarang (narkotika) dan permasalahn AIDS.
  5. Pemberian santunan, sesuai dengan kebutuhan bagi masyarakat sangat miskin sesuai hasil survey
  6. Pembentukan komunitas masyarakat binaan untuk diberikan bantuan melalui program yayasan.
  7. Pemberian bantuan biaya pendidikan bagi anak jalanan, yatim piatu dan anak kurang mampu
  8. Pemberian Informasi betapa pentingnya pendidikan untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat
  9. Pemberian informasi kepada masyarakat mengenai hak & kewajibannya sebagai warga Negara.
  10. Membantu mempermudah masyarakat binaan untuk mendapatkan fsilitas pelayanan masyarakat dari pemerintahm misalnya pelayanan kesehatan, sosial, kependudukan & pendidikan.

  1. Build networks with donors, local and international companies, government agencies, other foundations, nongovernmental organizations, and social organizations throughout the world.
  2. Build networks with people who care for others, to work together.
  3. Pelita Insani socialize and activities throughout the world via the internet.
  4. Conducting surveys and studying the data the government and the media, to get the data and situations accurately on a map of underdevelopment and poverty in Indonesia, abuse of drugs (narcotics) and AIDS issues.
  5. Provision of compensation, according to the needs of the community is very poor according to the survey results.
  6. Establishment of communities built to be given assistance through the Pelita Insani foundation program.
  7. Providing tuition assistance for street children, orphans, underprivileged children and other poor children.
  8. Providing information is the importance of education to improve people's lives.
  9. Inform the public about the rights and obligations as citizens.
  10. Help facilitate the community built to get community service facilities from the government as health service, social, population and education.

Program Jangka Menengah
Medium-term Work Program

  1. Pelatihan untuk masyarakat miskin dalam berbagai bidang kegiatan berwiraswasta / bekerja.
  2. Mendirikan balai latihan kerja ( BLK ) dikantor pusat maupun dikomunitas masyarakat binaan.
  3. Pemberdayaan masyarakat miskin, baik melalui bantuan modal kerja maupun penyaluran kerja agar masyarakat binaan dapat memulai hidup mandiri.
  4. Membantu pengelolaan sekolah gratis untuk program wajib belajar 9 tahun ( SD & SMP ).


  1. Training for the poor in various fields of activities of self-employed and work.
  2. Set up training centers at headquarters and in the community built.
  3. Empowerment of the poor, either through working capital and the distribution of aid work so that people can start to live independently built.
  4. Helps management to free school 9-year compulsory education program (Elementary and Junior High School).


Program Jangka Panjang
Long-term Work Program

  1. Menjadikan kader kader dari masyarakat yang telah dibina untuk menjadi pelatih/pembina.
  2. Mendirikan rumah singgah bagi anak anak jalanan.
  3. Mendirikan panti Asuhan untuk anak anak yatim piatu dan anak anak yang terbuang.
  4. Mendirikan panti rehabilitasi bagi masyarakat terkena gangguan jiwa & pengguna narkotika.
  5. Mendirikan panti jompo bagi masyarakat Lansia yang miskin.
  6. Mendirikan poliklinik dengan biaya murah bagi masyarakat miskin.
  7. Membantu pengelolaan Sekolah gratis untuk program wajib belajar 12 tahun ( SD, SMP & SMU).


  1. Making the cadre of people who have been nurtured to become trainers and coaches.
  2. Establish shelters for street children.
  3. Establishes nursing care for children orphaned children and children are wasted.
  4. Establish rehabilitation center for people affected by mental illness and drug users.
  5. Establishing a nursing home for elderly people who are poor.
  6. Founded the clinic with a low cost for the poor.
  7. School management to help free 12-year compulsory education (elementary, junior high and high school).

posted under | 0 Comments

Visi, Misi dan Komitmen

Pelita Insani kami bangun atas dasar keprihatinan terhadap kurangnya rasa kasih kepedulian kepada sesama manusia pada saat ini. Dimana hal ini dikarenakan oleh perubahan jaman yang semakin materialistis dan egoistis, mengakibatkan banyak orang tak mempunyai lagi tempat untuk berbagi kebahagiaan apalagi untuk berbagi kesulitan kesedihan.


Pelita Insani established on the basis of concern about the lack of compassionate concern for fellow human beings at this time. Where this is due to the changing times that the more materialistic and selfish, that many people no longer have a place to share the happiness let alone to share the difficulties of sadness.
 
Fokus utama kami adalah kepada anak anak yang kurang kasih sayang kurang mampu serta tak diperhatikan oleh orang tuanya, remaja remaja yang kehilangan cinta kasih keluarganya sehingga menjadi anak anak remaja jalanan dengan segala resiko kehidupan mereka, seperti dieksploitasi, dilecehkan, diperkosa bahkan dibunuh.

 
Our main focus is the children who are less affectionate and less able to get overlooked by parents, young teenagers who have lost love for his family so that the children teen street with all the risk of their lives, such as being exploited, abused, raped and even murdered.


Kami juga tak mengabaikan orang orang dewasa yang hidup dibawah garis kemiskinan, dimana saat ini karena kesulitan menghadapi masalah ekonomi dan kurangnya perhatian dari sesama maupun dari pemerintah dalam menangani kasus kasus sosial. Sehingga kadang mereka banyak yang menjadi contoh buruk bagi anak anak mereka generasi muda pada umumnya.

 
We also can not ignore those adults who live below the poverty line, which at this time because of the difficulty facing economic problems and lack of attention from neighbors or from the government in handling the case of social cases. So much that they sometimes become a bad example for their children younger generation.

Semua ini dikarenakan mereka tak tahu lagi harus kemana untuk menyandarkan harapan masa depannya, sehingga terjerumus dalam perbuatan negatif. Sesuai penelitian kami dilapangan, sangat jelas adanya hubungan yang erat antara kemiskinan jasmani, mental maupun spiritual masyarakat dengan menipisnya rasa kasih kepedulian diantara sesama anggota masyarakat kita pada saat saat ini.

 
All this is because they no longer know where to go for his future hopes rested so mired in negative actions. As per our research in the field, very clearly the close relationship between the poverty of physical, mental and spiritual community concern with the depletion of compassion among fellow members of our society at this time.

Visi :

 
Dunia yang aman, damai sejahtera, dikarenakan semua manusia memiliki kasih kepedulian kepada sesamanya. Sehingga akan tercipta keharmonisan hidup bersama didalam segala aspek kehidupan di planet bumi kita tercinta ini.

 
Safe world, peace, because all humans have the love of caring for other people. So that will create harmonious living together in all aspects of life on our beloved planet Earth.

Misi :

 
Dengan kasih kepedulian, kami ingin membantu menyelamatkan anak anak, remaja dan orang dewasa yang kehilangan kasih dari sesama dikarenakan dampak negatif dari semakin materialistis egoistisnya masyarakat modern.

 
With the love of caring, we want to help save the children, adolescents and adults who lost the love of neighbor because of the negative impact of increasingly materialistic selfishness of modern society.
 
Mempersembahkan kasih kepedulian kepada sesama kita yang membutuhkannya, dengan melakukan tindakan-tindakan nyata berupa program program sosial kemanusiaan sesuai dengan karakteristik masalahnya.

 
Dedicate love caring to our neighbors in need, by concrete actions in the form of humanitarian programs of social programs in accordance with the characteristics of the problem.

Komitmen :


  1. Kami yakin, bahwa setiap manusia memiliki kesempatan yang sama untuk mendapatkan kasih sayang dari Tuhan dan dari sesama manusia.
  2. Kami yakin, bahwa setiap manusia mempunyai hak untuk merasa damai sejahtera dan bebas dari kemiskinan serta kebodohan.  
  3. Kami yakin, setiap manusia mempunyai hak untuk mendapatkan informasi yang berguna yang pada akhirnya dapat membebaskan mereka dari keterkungkungan, keterbelakangan, kebodohan dan kemiskinan.
  4. Kami yakin dengan memberikan kasih kepedulian kepada sesama kita, maka akan memberikan nilai nilai positif bagi sesama anggota masyarakat. Sehingga akan membuat mereka mempunyai motivasi hidup yang lebih baik, dan kelak akan sangat berguna bagi diri nereka sendiri, keluarga, lingkungan, bangsa, negara maupun dunia kita ini.

  1. We believe that every human being has the same opportunity to get the love of God and of fellow human beings.
  2. We believe that every human being has a right to feel peace and freedom from poverty and ignorance.
  3. We believe every human being has the right to obtain useful information that can ultimately free them from captivity, backwardness, ignorance and poverty.
  4. We are confident in providing care to love our neighbor, then it will give the value of a positive value for our fellow community members. So that will make them motivated to live better, and will be very useful for self-hell itself, the family, neighborhood, nation, country and our world.

posted under | 0 Comments

Profil

Pelita Insani

Jl. Mr. SM. Amin / Arengka II – Panam
Pekanbaru 28294 Riau – INDONESIA
+62761 8305910
+62853 7499 7879
pelitainsani@yahoo.com

Dewan Penasehat
Advisory Board
MIMANDO, SE
ROZER MUREZ, SE

 
Ketua Umum
Chairman
FERRY F. LEATEMIA

Wakil Ketua
Vice Chairman
RUDY WANTO SIHITE, SE

Sekretaris Umum
General Secretary
LEONARD ARFANDI

Wakil Sekretaris
Deputy Secretary
ARIF PRAWIRA UTAMA

Bendahara Umum
General Treasurer
ANTON

Wakil Bendahara
Deputy Treasurer
ADE IRMA YUSTITIA

Divisi Sumber Daya Manusia dan Pengembangan Organisasi
Division of Human Resources and Organizational Development
RINALDI FRANKY

Divisi Pelayanan dan Perlindungan Hukum
Services Division and Legal Protection
MILO NAINGGOLAN, SH

Divisi Komunikasi dan Publikasi
Division of Communications and Publications
SILVIA ANDRYANI SOFYAN

Divisi Informatika dan Teknologi
Division of Informatic and Technology
WIDI KURNIAWAN

Divisi Operasional dan Kegiatan
Division of Operations and Activities
EDI IRIATMAN

Divisi Kesekretariatan, Arsip dan Dokumentasi
Division of Secretariat, Archives and Documentation
DEDE RIZKI FAUZI


Pelita Insani dibentuk pada tanggal 10 Agustus 2011 dan dalam proses pengesahan oleh Pemerintah Republik Indonesia.

Pelita Insani was established on August 10, 2011 and in the process of ratification by the authorities and the Government of the Republic of Indonesia.

Lahirnya lembaga ini berawal dari rasa keprihatinan, kepedulian serta dorongan moral melihat fenomena kaum miskin terutama anak jalanan yang semakin marak dan terus berkembang.

The existence of this institution originated from a sense of concern, care and moral encouragement to see the phenomenon of the poor especially the street children are increasingly widespread and growing.

Pelita Insani kami bangun atas dasar keprihatinan terhadap kurangnya rasa kasih kepedulian sesama manusia pada saat ini. Hal ini dikarenakan oleh perubahan zaman yang semakin materialistis dan egoistis, sehingga mengakibatkan banyak orang tidak lagi mempunyai tempat untuk berbagi kebahagiaan apalagi untuk berbagi kesulitan dan kesedihan.

Pelita Insani we established on the basis of concerns regarding the lack of compassion concern for fellow human beings at this time. This is due to the changing times, an increasingly materialistic and selfish, resulting in many people no longer have a place to share the happiness let alone to share the difficulties and sadness.

Pelita Insani didirikan untuk mengimplemantasikan gagasan-gagasan kemanusiaan bagi peningkatan taraf hidup kaum miskin terutama pemberdayaan anak jalanan dan terutama sebagai wadah kegiatan pelayanan sosial serta perlindungan kepada anak jalanan dalam berbagai situasi dan permasalahannya.

Pelita Insani established for the implementation of humanitarian ideas for improving the standard of living of the poor, especially the empowerment of street children and mainly as a place of social service activities and protection to street children in various situations and problems.

Pelita Insani akan menjalin kerjasama dengan berbagai pihak pemerintah dan organisasi non pemerinah lainnya yang mempunyai misi dan visi yang sama, baik di dalam maupun di luar negeri dengan komitmen untuk melakukan yang terbaik di setiap kegiatan dan penuh rasa tanggung jawab serta menjunjung tinggi objektivitas dan transparansi.

Pelita Insani will establish cooperation with government agencies and other non goverment orginazation has the same mission and vision, both at home and abroad with a commitment to do our best in every activity and with a sense of responsibility and always apply the principles of objectivity, accountability and transparency.

Pelita Insani merupakan Lembaga Swadaya Masyarakat non komersial dan nirlaba. Didalam melaksanakan kegiatannya maka Pelita Insani akan didukung oleh para Donatur tetap maupun tidak tetap dan tidak mengikat, serta mereka yang mempunyai komitmen mulia yang sama dengan Pelita Insani didalam meningkatkan taraf hidup kaum miskin khususnya pemberdayaan anak jalanan, baik yang berasal dari dalam maupun luar negeri. Kami juga akan menjalin hubungan dan kerjasama dengan Instansi Pemerintah untuk mendukung seluruh program dan kegiatan yang telah disusun. Dukungan yang diharapkan bisa dalam bentuk materi dan non materi. Dukungan yang akan diterima nantinya akan dikelola dengan management profesional sehingga diharapkan dalam 5 tahun Pelita Insani akan mandiri dan tidak lagi bergantung kepada Donatur.

Pelita Insani is a non-commercial non-government organizations and nonprofits. In carrying out their operations, Pelita Insani will be supported by the Donors fixed or not fixed and is not binding, as well as those who have the same noble commitment to the Pelita Insani in improving the lives of the poor, especially the empowerment of street children, whether originating from inside and outside the country. We will also establish a relationship and partnership with Government to support all programs and activities that have been prepared. Support is expected to be in the form of material and immaterial. Support received will be managed by professional management that is expected within 5 years Pelita Insani be independent and no longer depend on donors.

Akhirnya, kami berharap semoga kami dapat memberikan yang terbaik bagi mitra kerja kami dan juga mengucapkan terima kasih atas kesempatan sekaligus kepercayaan yang diberikan oleh berbagai pihak kepada kami.

Finally, we hope we can provide the best for our partners and also thank you for the opportunities and trust given by the various parties to us.

Kami yakin, tanpa kesempatan, kepercayaan, dan kerjasama dengan pihak lain, tidak akan mungkin kami bisa berperan serta dengan baik dalam meningkatkan kualitas taraf hidup kaum miskin dan berperan aktif dalam pemberdayaan anak jalanan.

We believe, without a chance, trust, and cooperation with others, we probably would not be able to participate well in improving the living standards of poor quality and active role in the empowerment of street children.


posted under | 0 Comments

Pelita Insani


Sejarah lahirnya Pelita Insani ini diawali oleh pengalaman yang terjadi secara tidak sengaja. Tetapi justru dari ketidak sengajaan itulah kami tergerak untuk melakukan sesuatu yang kami yakin dan percaya akan memberikan manfaat bagi orang-orang disekeliling kami terutama bagi mereka yang sangat membutuhkannya kelak.
 
Pelita Insani is based by our personal experiences. It has never been our plan. But from this experience we decided to do something that we believe and trust will provide benefits for others around us, especially for those who really need it later.
 
Pada suatu sore kami pergi ke toko buku yang berada di pusat perbelanjaan yang terletak di tengah kota kami. Di toko buku itu kami bertemu dengan teman lama ketika kuliah.Karena sudah lama tidak bertemu, kami setuju untuk menghabiskan waktu di sore itu dengan bertukar cerita dan pengalaman di sebuah taman yang berada tidak jauh di depan pusat perbelanjaan itu.
 
One evening we went to a bookstore in a shopping center located in the middle of our city. At the bookstore, we met with old friends while in college. Because have not met, we agreed to spend time in the afternoon by exchanging stories and experiences in a park, not far in front of the shopping center.
 
Kami duduk bercerita sambil menikmati makanan. Sangat banyak orang yang menikmati sore yang indah itu di situ, kami melemparkan pandangan ke sekeliling. Kami tertegun, tidak jauh dari tempat kami duduk, duduk juga tiga orang anak kecil usia sekolah.
 
We sat talked while enjoying food. So many people are enjoying a beautiful afternoon it there. Suddenly we were stunned, not far from where we sit, sat three young children of school age.
 
Dari pakaian yang mereka pakai, terlihat sangat jelas tampang mereka yang kurus dan kotor. Mereka adalah anak-anak jalanan, yang kapan saja mungkin bisa kita temui mengamen di perempatan lampu merah, atau di dalam bis kota.
 
From the clothes they wear, their appearance is obvious that skinny and dirty. They are street children, who whenever possible we can meet singing at a red light intersection, or in a city bus.
 
Ada satu pemandangan yang membuat kami tertegun. Mereka makan mie ayam, satu mangkuk bertiga. Satu mangkuk, untuk tiga perut. Mungkin karena uang yang mereka kumpulkan hasil dari mengamen ternyata setelah dihitung-hitung hanya cukup untuk beli satu mangkuk mie ayam.
 
There is one scene that makes us stunned. They eat chicken noodles, a bowl of three. One bowl, for the three stomach. Perhaps because of the money they collect the results of the singing was after the count is calculated only enough to buy a bowl of chicken noodle.
 
Tetapi mereka tetap gembira, makan bergantian, benar-benar berbagi dan sabar menunggu giliran masing-masing, menyendok mie ayam. Yang satu menunggu yang lain menyendok, sebelum tiba giliran dirinya menyendok. Begitu terus, sampai mie ayam itu habis dan bersih, bahkan airnyapun mereka seruput dari mangkok secara bergantian. Mereka tampak sangat menikmatinya.
 
But they remain happy, eating alternately, actually share and wait their turn each, spooning chicken noodle. One was waiting for another scoop, before the time came for him to scoop. So it went, until the chicken noodle it out and clean, even had them sips of water from the bowl alternately. They looked really enjoyed it.
 
Kami begitu tertegun, sampai-sampai kami sama-sama menunggu dengan penasaran adegan seperti apa lagi yang akan terjadi selanjutnya. Kemudian, mereka menghitung uang recehan itu, dan membeli air minum mineral ukuran gelas, dan lagi-lagi untuk dibagi bertiga. Penuh haru kami menyaksikannya.
 
We were so stunned, until we were both waiting for the curious scene like what else would happen. Then, they count coins, and purchase of mineral drinking water the size of the glass, and again to be divided three. We watched with emotion.
 
Salah satu dari kami berkomentar bahwa suatu hari nanti, jika Tuhan membuat kehidupan salah satu, atau ketiganya berhasil, ketika mereka memakai kemeja dan berdasi, berpenampilan seperti kebanyakan para manager, dan berkantor di salah satu gedung yang ada di sekitar kami melihat pemandangan itu, mereka akan melihat ke bawah, mengenang puluhan tahun yang telah lewat, ketika suatu sore, di suatu masa, mereka makan mie ayam satu mangkuk bertiga.
 
One of us commented that someday, if God makes the life of one, or all three succeed, when they wore shirts and ties, looking like most managers, and offices in one building that is around us to see the sight, they 'll look down, remembering the tens of years gone by, when one afternoon, at a time, they eat a bowl of chicken noodle all three.
 
Kami tergerak untuk menawari mereka makan mie ayam sekali lagi, satu mangkuk, untuk satu orang, tapi ketika kami akan mendekati mereka, mereka sudah beranjak pergi dan akan mulai mengamen lagi di bis-bis yang akan mereka tumpangi.
 
We moved to offer them once again eat chicken noodles, a bowl, for one person, but when we would approach them, they've moved away and would start singing again on the buses that will be riding them.
 
Mereka adalah anak-anak yang terpinggirkan, tetapi justru dari merekalah kami mendapatkan sesuatu yang bermakna untuk kami bawa pulang.
 
They are children who are marginalized, but it is from them that we get something really has meaning for us to take home.
 
Kisah di atas merupakan realitas sosial yang kerap kita dapati di berbagai jalanan di kota-kota besar di Indonesia. Kenyataan yang membuat kita sering bertanya-tanya: Kenapa semua hal itu terjadi? Kenapa anak-anak yang seharusnya bermain dan belajar tetapi malah turun di jalan untuk mencari makan? Apakah tidak ada lagi yang peduli? Menyedihkan memang.
 
The story above is a social reality that often we find in various streets in major cities in Indonesia. The fact that makes us often ask, "why all this happen ?" ... Why children should play and learn, but in reality they are actually living on the streets for a living? Does no one else cares? Pathetic indeed. Are not there more people who care about them and their lives? It is something very sad and tragic ...
 
Mereka adalah titipan Tuhan yang harus dilindungi, dijamin hak-haknya, sehingga tumbuh-kembang menjadi manusia dewasa yang bermanfaat, beradab dan bermasa depan cerah.
 
We must understand that they ... children is the gift of God entrusted to protect, secured his rights, so for growing up into a useful adult human, civilized and has a bright future.
 
Fenomena merebaknya anak jalanan di Indonesia merupakan persoalan sosial yang komplek. Hidup menjadi anak jalanan memang bukan merupakan pilihan yang menyenangkan, karena mereka berada dalam kondisi yang tidak bermasa depan jelas, dan keberadaan mereka tidak jarang menjadi “masalah” bagi banyak pihak, keluarga, masyarakat dan negara. Namun, perhatian terhadap nasib anak jalanan tampaknya belum begitu besar dan solutif. Padahal mereka adalah saudara kita.
 
The growing phenomenon of street children in Indonesia is a complex social issue. Living on the streets and become street children is not a pleasant option, because they are in a condition which was not a bright future. And their existence is also sometimes a "problem" for many people, families, communities and countries. However, attention to the fate of street children seems not so great, but they are our brothers.
 
Oleh karena itu, Kami melakukan gerakan untuk memberikan kepedulian dan kasih kepada sesama kita yang membutuhkan, yaitu masyarakat dari keluarga prasejahtera, yang tak mendapatkan kasih maupun kepedulian dari siapapun didunia ini, baik itu anggota keluarganya, sahabatnya, lingkungannya maupun dari pihak pemerintah.
 
Seeing this fact, we will conduct social activities to provide care and love to those in need. They are poor people, people from poor families, who did not get the love and concern from anyone in this world, be it family, friends, communities and also from the government.
 
Kami juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk ikut bergabung bersatu padu bersama kami dalam memberi kasih kepedulian kepada sesama kita itu.
 
We also invite all people to join us unite together in a giving love of concern to those who need help and support us.
 
Kami selalu berusaha mengantisipasi perilaku negatif masyarakat akibat kemiskinan, seperti : bunuh diri, tindakan kriminal, penjualan pemakaian obat terlarang, perdagangan bayi anak, exploitasi anak, remaja, wanita dewasa dll.
 
We always try to anticipate the behavior of society's negative effects of poverty, such as: suicide, crime, sales of drug use, infant child trafficking, exploitation of children, adolescents, adult women, etc..
 
Kami akan secara rutin memberikan penyuluhan pendampingan, serta meluncurkan program - program pengentasan kemiskinan, misalnya : pendidikan formal non formal, penguatan mental pola pikir, pemberdayaan dan pengembangan ekonomi masyarakat.
 
We will routinely provide counseling assistance, and launched a poverty eradication program, for example: formal non-formal education, strengthening of mental thought patterns, empowerment and community economic development.
 
Kami berharap kelak masyarakat binaan akan mempunyai mental pola pikir yang kuat dalam menghadapi depressi stressor. Begitu pula dalam bidang ekonomi, mereka akan mempunyai penghasilan rutin, sehingga dapat mendukung kehidupan sehari hari, yang kemudian akan berkembang menjadi peningkatan dalam taraf hidup mereka.
 
We hope that someday people will have built a strong mental mindset in dealing with depression stressor. Similarly, in economics, they will have a regular income, so it can support daily life, which later will develop into an improvement in their living conditions.

posted under | 0 Comments

Followers


Recent Comments